Di sore hari yang cerah terlihat seorang Bapak sedang mengobrol dengan anaknya, diatas meja terlihat teh manis yang masih panas dan makanan ringan sebagai temen mengobrol mereka. Mereka terlihat asik mengobrol, tiba-tiba datang seekor burung Gagak kemudian hinggap di pohon tidak jauh dari lokasi mereka duduk. Seketika si Bapak menghentikan obralannya dan bertanya “Nak itu burung apa ?” si anak menjawab “itu burung Gagak ayah”, selang beberapa saat si Bapak bertanya lagi “Nak itu burung apa ?”, sianak menjawab sambil meninggikan suaranya “itu burung Gagak yah”, hening beberapa saat kemudian si Bapak bertanya lagi “Nak itu burung apa ?” sianak menjawab dengan kesal karena jawabannya tidak diperhatikan “Yah itu burung Gagak” namun si Bapak tetap bertanya seperti pertanyaan pertama, si anak semakin kesal karena pertanyaan diulang-ulang sampai lima kali.
Melihat anaknya kesal si Bapak bertanya “Nak ayah bertanya berapa kali ?”, “ayah bertanya dengan pertanya yang sama sebanyak lima kali, apakah ayah tidak mendengar jawaban saya ?” jawab si anak sedikit kesal. Tanpa bicara si ayah meninggalkan anaknya masuk ke dalam rumah, beberapa saat kemudian si ayah keluar sambil membawa sebuah buku Harian. Sambil menyerahkan buku hariannya siayah berkata “coba Nak baca tulisan ini”, sianak mengambil dan langsung membaca tulisan yang ada di buku harian.
“Suatu sore yang cerah aku duduk di halaman belakang rumah dengan anakku yang masih berumur 3 tahun, ketika kami sedang asik bercanda tawa tiba-tiba dating seekor burung Gagak. Anakku terlihat senang melihat burung Gagak dengan bahasanya yang masih cadel, dia bertanya “Yah itu burung apa ?” dengan senang hati aku menjawabnya “itu burung Gagak Nak”, pada sore itu anakku bertanya dengan pertanyaan yang sama lebih kurang sebanyak 25 kali dan aku sebagai orang tua menjawab setiap pertanyaan dengan suka cita, aku berharap dengan menjawab setiap pertanyaannya akan membuat anakku mengerti. Setelah selesai membaca buku harian sianak bersimpuh di kaki Bapaknya, merasa menyesal dan berdosa itulah yang sianak rasakan karena telah berburuk sangka terhadap ayah tercinta. Kita berharap semoga kejadian diatas tidak terjadi pada diri kita, insya Allah kita menjadi anak yang berbakti pada orang tua…… upss maaf kok jadi kayak ngajarin anak SD hehe…
Sesuai dengan cerita diatas saya mengajak rekan-rekan yang baru mengenal burung kenari, kalau ada waktu senggang coba baca-baca tulisan saya yang terdahulu. Insya Allah tulisan-tulisan yang telah saya buat akan bermanfaat bagi om-om yang baru mengenal burung kenari. Saya sudah coba membuat tulisan sesederhana dan sedetil mungkin sehingga mudah memahaminya. Saya sebagai pengelola blog insya Allah tidak akan bosan-bosan menjawab pertanyaan yang sama walaupun beratus kali, saya ingin menyebarkan pengetahuan mengenai burung kenari keseluruh warga Indonesia. Saya seperti ayah dalam cerita diatas yang dengan senang hati akan menjawab setiap pertanyaan anaknya agar anaknya mengerti dan memahami mengenai burung kenari.
Hanya pengunjung blog yang saya cintai ini beragam ada yang baru mengenal burung kenari ada juga yang sudah khatam mengenai perkenari, banyak pengunjung setia yang dengan rajinnya mengunjungi halaman demi halaman sejak lahirnya blog ini. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan rekan-rekan yang selama 2 tahun mendapatkan pertanyaan yang sama, saya khawatir jika pertanyaan rekan-rekan masih seputar membedakan jantan dengan betina, bertanya mengenai cara menjodohkan burung kenari, bertanya mengenai memisahkan jantan dengan betina jika betinanya mengeram dll, akan membuat rekan-rekan senior malas mengunjungi blog tercinta ini. Perlu saya tegaskan saya tidak bermaksud merendahkan pertanyaan seperti diatas hanya pertanyaan-pertanyaan seperti diatas sudah saya bahas secara terang benderang.
Mudah-mudahan dengan adanya kesadaran dari rekan-rekan yang baru mengenal burung kenari untuk menelusuri tulisan-tulisan yang terdahulu, membuat blog ini tumbuh menjadi media pembelajaran bagi komunitas burung kenari. Rekan-rekan yang sudah lama bisa update ilmu sedangkan rekan-rekan yang baru mengenal burung kenari bisa mengikuti dari belakang, insya Allah dengan adanya saling pengertian akan terjadi komunitas burung kenari yang keharmonisan. Ada proses interaksi antara yang sudah lama mengenal kenari dengan yang baru mengenal. Dalam hal ini saya tidak bermaksud mengotak-ngotakkan antara senior dengan junior, bagi saya pribadi tidak ada bahasa senior atau junior yang ada adalah yang baru mengenal dengan yang sudah lama mengenal burung kenari. Bagi yang baru mengenal burung kenari jangan merasa ketinggalan atau disisihkan, yang membedakan hanya masalah waktu mengenai keberhasilan ternak tidak ditentukan oleh lebih dahulu mengenal kenari tetapi kesabaran dan kegigihan dalam belajar beternak burung kenari. Demikian dulu ceritanya, mohon maaf kalau ada kata-kata yang kurang berkenan.



baca tulisan om Sopyan diatas saya sampe nangis, makasih ya Om atas pencerahannya……………..
Assalamu’alaikum Om..smg Om Sofyan n keluarga selalu diberi kesehatan shg bisa terus ndampingi kita yg baru belajar perkenarian. Terinspirasi tulisan2 Om..saya pengin mulai blajar menghasilkan kenari berkwalitas. Dirumah sekarang ada beberapa indukan : jantan: 1. F1 YS, 2.F1 Border, Betina: 1. F1 YS-Lizard, 2. Local Starblue. Rata2 bersuara keras. Mhn bantuan saran Om Sofyan kira2 yg akan menghasilkan anakan yg bagus jenis yang mana ya Om? Sapa vs sapa gitu…Oh ya Om makasih banyak berkat blog ini juga betina starblu yg saya pasangin dg F1 YS udah nelor 2 butir (mudah2an jadi..krn baru belajar mengeram soalnya…) Makasih sebelumnya Om..
thanx mas atas informasinya…..
Met knal om,aku pnggemar burung kenari dr magelang!!klo bleh mnta pin BBMnya om biar bs lbih jlas shrngnya,,,,,
Om mohon maaf saya belum bisa memberikan pin BB saya karena saya ingin memfokuskan mengenai komunikasi kenarimania di blog ini, banyak telp, sms ataupun BBM yang belum saya jawab karena kesibukan saya di kantor maupun bergaul dengan keluarga. Demikian om, mohon maaf kalau kurang berkenan. wslm
Oya om gpp,mksih sblumny dh bleh gabung d blok ini!!mau tanya om kl harga kenari lokal d sumatra brp ya om?kl dr mgl bwa ke sumatra bsa untung ga ya….
Harga kenari lokal di Palembang sekitar Rp. 200.000, tetapi tergantung kualitasnya juga om kalau kualitasnya baik bisa sekitar 400.000. Demikian om, kalau om ingin kerjasama dengan saya bisa kirim email ke akhmad.sofyan@gmail.com , trmksh
Ass. wr. wb
Oom2 Yth, Pernah ada yang nyoba silangkan kenari dengan burung branjangan ? kira-kira bisa ndak ya? maaf kalo agak aneh pertanyaan saya ini.
Wassalam
Waalaikumslm, saya pribadi belum pernah mencoba, sekarang tugas om mencobanya nanti kalau berhasil do share di blog om, terimakasih
om..om para pakar kenari mohon ma’af sblmnya saya mau tanya apa blh kenari yg sdang mengerami telurnya slalu mendengarkan kenari jantan lain bunyi,maklum rumah saya kecil,ga ada tempat lagi buat naruh kenari lain yg blm saya pasangin,trima kasih sblmnya atas pecerahannya.
@Om Hendra, Sepengetahuan saya yang masih minim ilmu ini, tidak masalah kalau betina pada masa mengeram mendengar jantan lain berbunyi, selama si betina tidak birahi dan menjadi gelisah sehingga naik turun dari tempat eramannya. Akan menjadi masalah kalau betina tersebut birahi dan gelisah mencari si jantan yang berbunyi dan minta di kawini lagi. intinya, lihat karakter betinanya, bila mengeramnya bagus, yah ga usah dikemana manain jantannya. Semoga bermanfaat.
Mantap… tks om sudah sharing, saya setuju sekali dengan opm Uphay
, wslm
mantap..euy . udah lama gak mengunjungi blog ini he..he semoga sehat selalu om dan selalu berpikiran positif aminn
Siap… makanya rajin-rajin berkunjung kesini om biar tambah ramai, wslm
Assalamualaikum wr. wb
Salam kenal oom,
Saya eka di Wonosobo lg belajar ternak kenari.
Mohon maaf sebelumnya, saya sering buka2 blog ini & saya dapat banyak ilmu dari tulisan oom sofyan. Semoga semakin banyak ilmu & pengalaman oom Sofyan yang ditularkan & bermanfaat bagi pecinta kenari.
Salam hangat dari kota dingin Wonosobo.
Wassalamualaikum wr.wb
Waalaikumsalam
Salam kenal juga om Eka, senang mendengarnya om rajin berkunjung ke blog ini semoga blog ini bisa bermanfaat bagi om, wslm
itu burung apa om….
huahahahahaha…….
Alhamdulillah blog ini merupakan pengantar ilmu dan pererrat tali silaturahmi,
semoga pengelola blog, penulis blog dan kita semua yang membaca dan belajar
perkenarian mendapat rahmat dari allah SWT .Amin
Beginilah Om Sofian adanya bersahaja di blog dan sederhana dalam kehidupan,
dan tidak segan-segan turun bersama.
Terima kasih Om semoga selalu dalam lindungan Allah SWT. Amin
maju terus dunia kenari dan maju terus blog tercinta ini.
Fediyan Syahputra
Amin, semoga apa yang kita cita-citakan bersama dapat tercapai om, kapan nich kita bisa bertemu lagi ?, rumah deketan tapi jarang ketemu hehe….. wslm
Aw..aw…aw… mantap yang mau koalisi nih… xixiixix… sukses yah Om Fediyan dan om Sofyan dengan Kenari Mania Palembangnya….
Stt.. stt… jangan diumumin disini dulu om masih tahap penjajakan, kalau diibaratkan naik tangga baru naik 1 level masih banyak level-level yang lainnya hehe…. btw terimakasih atas do’a dan atensinya om, wslm
Keren om sofyan….. tulisannya …. jadi pengin ikut nulis di blog ini ….. maju terus om …. biar tambah byk pahalanya…… dan byk orang tercerahkan….
Bagaimana kabarnya om?, sudah lama kita tidak ber-comment ria hehe…. ayo om nulis di blog agar tambah ramai dan seru ….
Subhanallah….. Terimakasih pencerahannya Kang. Kumaha Sea Games aman?:)
Sama-sama, alhamdulillah aman dan lancar om, bagaimana ternak kenarinya tambah banyak om? wslm
Assalamuálaikum Wr Wb
Kang Afiudin Lampungnya dimana yah…(maaf Kang Sofyan nekat nih nanya alamat sekalian ngisi absen kunjungan ke blog ini)
Wassalamuálaikum Wr Wb
ternyanyata dunia ini tidak seburuk yg saya kira…………….. masih juga ada orang baik yang mau berbagi ilmu……. amieeeeeen
jika ditanya apa yang membuat anda iri hati terhadap seseorang jawabnya jelas “jika orang memiliki ilmu dan mengajarkannya hingga orang lain mengamalkannya “. Allah SWT mengisyaratkan bahwa kebaktian tidak hanya menghadapkan wajah ke barat (sujud menghadap-Nya)…pun demikian Rasululllah SAW mengajarkan “manusia pasti mati, ketika mati habislah amalnya kecuali…ilmu yang bermanfaat…nah bisa dibayangkan kelak ketika Allah panggil Om Sofyan dan semua manusia…menghadap keharibaan-Nya…maka pahala Om Sofyan tidak akan pernah habisnya selama mereka yang membaca blog ini mengamalkan ilmu yang diperoleh dan terus mengajarkannya kepada sesama manusia…ternyata untuk mendapatkan pahala ilmu yang manfaat tidak harus menjadi Ustad Jefri, AA Gym atau Ustadz Solmed cukup jadilah mbah Kenari maka pahalanya justru dunia akherat sebab orang yang faham kenari kemudian menjadikannya usaha sehari-hari maka berapa banyak bibir yang tersenyum, hati yang gembira dan perasaan yang begitu jumawa…subhanallah semoga Om Sofyan terus menerus menulis di blog ini.
Waduh saya merinding baca comment kang Habibain, semoga apa yang kang Habibain utarakan bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua
Wassalam
Subhanalloh …. Begitu mulianya oran yang mengingatkan akan nilai kebenaran dari Alloh SWT, thanks om Sofyan… aku tambah bangga lagi bisa ketemu blog ini selain perkenarian juga mengajarkan akan nilai-nilai kehidupan…. semoga Alloh SWT merahmati kita semua Amiiin…..
Amin, enak baca comment seperti ini hati menjadi tenang
Wassalam
om maaf klo cari recent comment terdahulu yg blm sempat saya baca ,carinya dimana…?maaf gaptek komputer .pernah sharing ama om blm sempat baca udah ilang di recent commentnya.maaf om.
Om Antok, untuk mencari recent comment sulit lebih baik baca tulisan-tulisan saya terdahulu… terutama artikel-artikel pengalaman ternak kenari
Wassalam