Artikel Kiriman om Riyanto

Om Riyanto terimakasih atas kiriman artikelnya Insya Allah sangat bermanfaat bagi kita semua, wassalam

Assalamu’alaikum Wr Wb

Pak AS dengan sangat menyesal saya batalkan pengiriman artikel tentang kenari. Begini kronologisnya Om ! disuatu daerah ada peternak kenari yang menurut saya bisa dijadikan sumber motivasi, betapa tidak ! suami dan isteri kompak beternak kenari. Sang Suami bekerja serabutan di luar rumah, ketika ada pembeli datang maka sang isterilah yang melayani pembeli. Sang isteri pula yang merawat kenari mulai penjemuran hingga pemberian pakan dan urusan kenari lainnya. Sang suamilah yang berperan sebagai leader marketingnya. Suatu ketika sang isteri bercerita bahwa berkat kenarinya inilah yang membuatnya mampu membeli rumah meskipun masih sangat sederhana.  (harga tanah dan rumah di Kota memang sangat mahal).

Singkat cerita (saya tidak ingat sudah berapa kali kunjungan) pada awal pebruari 2012 saya terkejut sebab kenari yang jumlahnya puluhan kandang (kurang lebih 50 kandang) nyaris tidak tersisa yang nampak hanya gantungan kandang kosong berjejer rapih. Dalam hati saya sekedar berguman “ada apa gerangan dengan ternak kenarinya !!”. ketika saya Tanya sekilas jawabannya “mau istirahat dulu beberapa bulan ini”

Meskipun demikian Pak AS, ada beberapa hal penting dalam benak saya yang selalu saya ingat dan ingin berbagi dengan komunitas blog Pak AS.

  1. Model ternak

Kenari yang dikembangkan khusus kenari local dengan variant warna yang cukup beragam. Menggunakan model monogamy. Kenari tidak pernah dikerodong dan tidak dimandikan, hanya saja yang pasti adalah selalu di jemur. Kandang dengan model gantung ukuran kurang lebih 30 X 40 Cm tanpa ada tutup atau penyekat antar kandang, digantungkan saling berdekatan. Sarang terbuat dari batok kelapa berukuran kecil. (ini untuk memperkuat argument Pak AS yang menyarankan pembuatan sarang dengan tripleks tanpa lubang dan ada komentar kalau tingkat penetasannya rendah ternyata tidak kalau kita pelajari cara ternak di atas masalah lubang udara di sarang tidaklah bermasalah)

  1. Cara Perawatan

Perawatan kenarinya terbilang simple dan sederhana, tanpa kerodong siang malam, ketika memasuki masa produksi makanan yang diberikan adalah telor puyuh dan gambas. Kenari sejak awal dikondisikan satu jantan dan satu betina dalam satu sangkar. Ketika kenari menetas tanpa diberi makanan tambahan apapun selain biji-bijian dan telor serta gambas (saya menilai bahwa beliau memiliki pola pembiasaan makanan gambas, telor dan biji-bijian). Vitamin atau obat sejenisnya tidak pernah diberikan.

Kenari dibiarkan secara alami hingga waktunya dipisah (saya perhatikan penyapihan anakan kenari sampai induknya memiliki anak lagi baru kenari dipisah)

  1. Metode Penjualan

Saya berusaha mempelajari metode penjualan seingat saya (bisa jadi salah) sang isteri pernah bercerita jika kenarinya tiap hari pasti ada yang beli, tidak pernah iklan. Kenari yang dijual mulai dari anakan umur 2 bulan hingga yang siap produksi. Harga anakannya sepasang Rp 175.000,- untuk yang siap produksi sepasang berkisar Rp 700.000,- hingga Rp 1.200.000,-. Jika membeli indukan betina saja siap nelor Rp 250.000,- harga tersebut berlaku untuk warna asalan sedangkan warna wortel dan putih termasuk kenari dengan bandrol harga mahal.

 Pak AS ! sebelum saya meminta izin untuk meliput ternak kenari dan mengirimkannya ke pak AS sudah banyak bahan yang disiapkan kurang lebih 2 bulan saya observasi dan pelajari cara ternaknya,  ketika Pak AS mengizinkan saya untuk berbagi, segera saya siapkan semua peralatan saya mulai dari tape recorder hingga handycame dan kelengkapan lain, kebetulan kantor saya kerja berdekatan dengan ternak beliau.

 Ada satu ganjalan dalam hati saya, susah payah menyiapkan dan membawa peralatan peliputan ternyata ternak kenarinya hampir bubar jadi tidak ada yang dapat saya liput dan kebetulan beliau juga sepertinya keberatan jika berbagi. Insya Allah meskipun tanpa dukungan gambar atau foto atau data penunjang apa yang saya kemukakan dan saya tulis benar adanya.

Satu hal yang baru selesai saya Analisisi. Menurut analisis saya kemungkinan ternak kenarinya bubar sebagai berikut:

  1. Dilihat dari sisi marketing pola konvensional dan tertutup terhadap orang luar menyebabkan kurang banyaknya informasi tentang perawatan kenari yang benar (menurut saya pribadi terlalu mengandalkan pengalaman bukanlah jaminan sebab ternak kenari beliau sudah berjalan bertahun-tahun) 
  2. Saya berasumsi kenari yang dijual bukan semuanya hasil ternak sendiri melainkan mendatangkan juga dari luar, data ini saya peroleh setelah membandingkan dua kenari yang dibeli dari tempat yang sama ternyata memiliki perbedaan pola makan, satu kenari lahap menyantap gambas sedangkan kenari satunya hanya mau dengan mentimun) dan ada pengakuan dari sang isteri bahwa kenari dari kota X akan dating satu bulan lagi
  3. Masalah penyakit kenari saya sampai pada kesimpulan bahwa kenari beliau tertular kenari sakit yang didatangkan dari luar. Kesimpulan ini dengan dukungan fakta sebagai berikut:

Ketika saya membeli kenari betina dari beliau, dua hari ditempat saya kenari nampak murung, nafsu makan terhadap biji-bijian berkurang sebaliknya sangat bernafsu dengan telur puyuh dan pada hari ketiga kenari mendadak mati. Saya ambil lagi dari beliau (untuk sample) dan sama gejalanya sampai akhirnya menular ke kenari saya total mati 4 kernari dengan gejala sakit yang sama.

Hikmah yang dapat diambil dari peristiwa di atas adalah penyakit kenari ternyata sangat mematikan dan mampu menghabiskan puluhan kenari dalam waktu yang relative singkat.

Mungkin ini saja Pak AS dengan sangat menyesal saya tidak mampu meliput ternak beliau dengan maksimal. Insya Allah jika ada lagi peternak yang mau terbuka untuk berbagi Insya Allah saya akan berjuang untuk memberikan pola perawatan kenari yang berbeda dengan harapan dapat menambah pengetahuan tentang kenari dengan berbagai pola penangkaran.

Demikian Pak As moga-moga meskipun sederhana menjadi pelaaran bagi komunitas Blog Kenari Akhmad Sofyan.

Wassalamu’alaikum Wr Wb

salam Hormat dari Kami,

Riyanto

29 Responses to “Artikel Kiriman om Riyanto”


  1. 1 azzurypramudiksa 24 November 2014 at 9:03 am

    om saya punya kenari 4, 1 jantan dan 3 betina. Tapi betina yang satu matanya sering merem sebelah. Itu sakit apa ya? diobatinnya pakai apa om? terima kasih….

    Disekitar mata ada benjolan ?, untuk sementara diberi SuperN….

  2. 2 vanesachuanthiq 27 February 2013 at 10:48 am

    om mau tanya dg menjdohkn kenari itu apa perlu dkerodong

  3. 3 04101981 29 September 2012 at 6:46 am

    om om senior. saya yono di tanggerang. mo nanya burung kenari bisa berapa kali peroduksi anak.trima kasih.

  4. 4 seto 6 April 2012 at 9:17 am

    om, mau tanya…
    saya sedang memulai beternak kenari, pejantan F1 X betina AF.
    Yang ingin saya tanyakan adalah, bagaimana cara memasarkannya…apakah ada saran dari rekan-rekan untuk bisa sharing ttg menjual hasil ternakan saya nanti.
    trimakasih

    Om Seto, pasar terbaik adalah kenalan atau hobis kenari di sekitar om tinggal (tetangga) jadi kenali sekitar lingkungan om, siapa aja yang hobi kenari… dan om membuka diri ke tetangga bahwa om hobi kenari, demikian om semoga bisa membantu … wassalam

  5. 5 Rony 8 March 2012 at 2:17 am

    om mau tanya kenari betina saya mati pas telur pertamanya baru netas apakah kenari jantan bisa ngelolohin ke anaknya??btw ada solusi’a ga om?

    Thnx salam kenal om

    • 6 Uphay 8 March 2012 at 7:27 am

      turut berduka om, kenari jantan bisa meloloh anakannya, namun beresiko, lebih baik kalau menurut saya diloloh sendiri ajah tiap 1 jam sedikit2. metode meloloh bebas, bisa dengan kuas halus, pipet / injeksi tanpa jarum, dll.

  6. 7 kristanto 2 March 2012 at 2:07 am

    assalamu’alaikum, mas-mas
    ngomong masalah penyakit, saya mau tanya lagi nih.
    beberapa bulan yang lalu saya beli f1, setelah nyampai dirumah langsung proses ganti bulu, tapi kok lama sekali ya. trus setelah bulu mulai tumbuh, bulu malah di patukin sampai bengkok-bengkok. dan juga selubung bulunya itu kok tidak pecah dengan mudah. sekarang hampir ndak bisa terbang. bulunya brodol semua ndak tumbuh2 (dipatokin melulu). apayang harus saya lakukan untuk menangani hal tersebut. terapi dan obbatnya? tolong mas-mas yang pernah punya kasus sama, saya di kasih ilmunya.
    terima kasih sebelumnya.
    wassalamu’alaikum wr wb

    • 8 Uphay 2 March 2012 at 6:06 am

      Waalaikum salam, Wr, wb, Saat mabung bulu sampai rapihnya memakan waktu 2-3 bulan om, kalau saat mabung pola makannya bagus, harusnya tidak ada masalah. kalau sampai mencabut bulu, bisa jadi dikarenakan kutu om, coba dimandikan anti kutu, dan diulang tiap minggunya. kemudian beri pakan yang berprotein tinggi seperti telur puyuh, dan sekali2 dijemur agar tubuh bisa memproduksi Vit D yang berguna untuk bulu. boleh ditambahkan minyak ikan di campuran biji2an, tapi jangan banyak2, semoga bermanfaat. Salam.

      • 9 kristanto 3 March 2012 at 12:15 am

        terimakasih mas uphay, nanti aku terapin ke kenari saya. trus klo mabung bolehkan tetap dipasangkan dengan betina. (saya punya beberapa pasangan tetap juga)
        terima kasih.

      • 10 reeant007 4 March 2012 at 4:55 am

        yang pasti..kandangnya musti harus kudu bersih… he he he he..dikit nambahin yah om phay..

      • 11 Uphay 5 March 2012 at 1:19 am

        Setuju ma om Reeant… Kandang harus bersih dan didisinfektan dan anti kutu mingguan / 3 hari sekali. Mabung itu sebenarnya kondisi sakit om, lebih baik diberi ketenangan, jangan dipasangkan. Dirawat maksimal, maka hasilnya nanti akan maksimal (bulu bagus, burung sehat, suara bagus dan jadi pejantan tangguh),,,heheheh

      • 12 kristanto 13 March 2012 at 2:10 am

        trus kalo yang bulu kriting, ditambah pembungkus bulu tidak mau pecah. cara mengatasinya gimana mas. sampai saat ini masih bingung cara mengatasinya. trimakasih

    • 13 Uphay 26 March 2012 at 7:40 am

      Om Kris, kalau untuk bulu yang keriting, saya blum pernah alami, namun biasanya karena apa yang dibutuhkan oleh bulu untuk tumbuh normal tidak didapat dengan baik seperti biji2an campuran, sayur2an hijau, buah, telur puyuh, serta mandi dan jemurnya. biasanya, harus menunggu periode mabung berikutnya baru bisa diperbaiki om dengan asupan makanan yg terbaik. mungkin teman2 lain ada yang pernah alami, monggo di bagi2 ilmunya,,, hehehhe

  7. 14 fathoni 24 February 2012 at 5:57 am

    Salam kenal om……
    Di beberapa komen artikel di sebut pak noer jogja…..apa boleh minta infonya tentang pak noer??? No telp ato alamat ya gak apa2..kebetulan saya juga berdomisili di jogja….hehehe…..soalnya saya masih pemula banget om….rencananya pengen belajar2 banyak om….trimakasih banyak om atas infonya….ini no telp saya 087839373807
    oh

  8. 15 tri hat 22 February 2012 at 5:09 pm

    Ass.wr.wb

    Om As dan rekan rekan,, saya sudah lama tidak berkunjung ke blog om As padahal saya termasuk pembaca setia dan belajar dari artikel dan komentar dalam blog ini. Alahamdulillah berkat blog ini ternak kenari yg sy coba jalani membuahkan hasil yang cukup menggembirakan. oleh karena itu dalam kesempatan kali ini sy mengucapkan terimakasih kepada om As dan rekan rekan tentunya.

    Izinkan kali ini saya sharing untuk salah satu kebimbangan saya mengenai ternak didalam ruangan yang didalamnya dihuni keluarga kita tercinta apakah ada dampak yang tidak bagus terhadap kesehatan kita lebih lebih didalamnya ada anak kecil/anak kita tercinta. mohon pencerahan dari om As atau rekan rekan yg lain.

    trmks. wassalam.wr.wb

    • 16 Uphay 27 February 2012 at 8:08 am

      Om Tri, kalau menurut saya, selama ruangan itu steril, artinya kebersihan terjaga, disinfektan teratur, sirkulasi udara dan kelembabab baik, KN nya akan sehat semua dan tidak akan membahayakan keluarga kita tercinta. namun alangkah bijaknya bila ruang ternak di kunci dan terisolir dari keluarga kita, pertama buat ketenangan KN dan yang kedua untuk menghindari dampak buruk dari penyakit dll. jadi kalau ada imbas negatif, kita orang pertama yang merasakannya karena cuma kita yang keluar masuk ruangan.. hehehhe. FYI, sehari2 Istri saya yang merawat KN dirumah, dan anak2 kadang bantu sambil main2 dengan anakan KN, dan Alhamdulillah, tidak ada masalah dengan itu semua.. Amiiinnn..

      • 17 tri hat 27 February 2012 at 10:46 am

        Om Uphay terimakasih atas balasanya jadi tenang saya kalau begitu, kebetulan sama istri saya juga yg merawat KN dirumah kalo saya tinggal gawe diluar. tapi mengenai disinfektan cara penggunaannya boleh dong om Uphay di jabarkan atau minta link artikelnya untuk cara penggunaannya apakah disemprotkan langsung ke kandang yang ada KN atau bagaimana? sejauh ini saya hanya membersihkan kandang / sangkar secara berkala dengan di cuci menggunakan deterjen u/ kandang / sangkar setelah anakan disapih dan mulai perjodohan kembali. … mohon dibantu ya om,, waduh jadi kaya pak tarno saya.. serius om Uphay/ om AS ditunggu Replay nya ya…

      • 18 Uphay 28 February 2012 at 6:45 am

        Om Tri, Disinfektan banyak merk dan cara pemakaiannya, saya coba share apa yang saya kerjakan, saya pakai Merk Rodalon karena murah dan banyak dipasaran, aturan pakainya ada di kemasannya, kalau saya 1 minggu sekali disemprotkan ke seluruh Area kandang (jadi bukan hanya kandangnya saja), diusahakan kandang tidak ada KN atau makanannya, karena biar bagaimanapun efek disinfektan adalah Zat kimia yang membahayakan tubuh. namun kalaupun terkena KN, selama ini tidak ada yang sampai bermasalah. Mungkin Om2 yang lain ada yang menguasai lebih dari apa yang saya sampaikan, karena, seberapa seringpun saya mendisinfektan kandang, toh penyakit nya ada2 saja, jadi saya masih ragu kalau cara saya sudah benar. semoga bermanfaat.. salam…

    • 19 Arif Trisakti BF 23 May 2012 at 5:42 pm

      Hanya menambahkan sedikit om Trihat, saya dulu sebelum ada kandang yang seperti sekarang, Kami tidur 1 ruangan sama burung-burung piaraan saya. Waktu itu pas Istriku msh mengandung anak saya yang pertama, sempat was was juga takut terjadi apa2 dengan anak saya. Kemudian sempat konsul juga sama dokter apakah beresiko kalo kita kontak langsung dengan burung, ternyata tdk ada masalah asalkan seperti yang dijelaskan Om Uphay diatas asalkan kandang sering dibersihkan dan sirkulasi udara bagus tidak menjadi masalah. Bagi yang lainnya juga jangan takut memulai untuk ternak kenari biarpun punya lahan hanya sedikit.

  9. 20 reeant007 17 February 2012 at 5:08 pm

    ammiinnn ammiiinn……

  10. 21 waspadateroris 16 February 2012 at 12:09 pm

    Mohon ma’af sebelumnya om Achmad yang saya maksud dalam artikel kiriman saya peternak X namanya, yang jelas mustahil Pak AS. jadi gak nyaman euy ! mohon diralat, masalahnya saya percaya pak AS itu bukanlah yang terhebat bahkan saya yakin banyak peternak kenari yang lebih senior akan tetapi beliau adalah satu-satunya orang yang murah berbagi ilmu, menggartiskan semua pengalaman dan semua di yang ada di blog ini menadi wakaf beliau dan belaiu sanggup mengorbankan waktunya untuk menyediakan blog kenari untuk belajar dan berbagi.

  11. 22 achmad 14 February 2012 at 2:13 pm

    menyimak artikel diatas, Pak As ini spertinya agak egois juga ya..
    gak papa a sih itu hak dia..tapiii..agak mengecewakan kliennya…kalo mau saya bisa share disini, sy pecinta kenari jg sekaligus bisnis kecil-kecilan dng beternak kenari lokal dan import. jika mas,bro, om and abang mau bisa kirim email ke saya. dan saya akan coba share pengalaman saya dalam beternak kenari. thanks.

    • 23 Uphay 15 February 2012 at 4:40 am

      Om Achmad, Pak As itu bukan peternak yang diceritakan om Riyanto di atas itu loh om, tapi Pak As itu pemilik dan guru terbaik di Blog ini… hihihihihi…. jadi maaf kalau saya ralat soal “Egois” nya… hehehehhe

    • 24 febro 17 February 2012 at 12:45 am

      Om ahmad yg baik
      Cara beternak yg diajarkan om sofyan disini adalah cara yg sangat mendasar,sy jg pemula di kenari..sy sdh coba cara ternak om sofyan tp blm berhasil…(>_<)
      …cara beternak om uphay jg sy pelajari…tp emang blm rezeki…semua msh proses om…banyak yg harus dipelajari bukan sekedar ternak saja…penyakit salah satunya…
      Pointnya adalah biarkan kenari beradaptasi dengan lingkungan om ahmad dulu….jadi semua dibukukan jd buku proses ternak om ahmad… Itu jg kata om uphay….heheheh
      Salam kenal
      Febro

  12. 25 winto 14 February 2012 at 7:49 am

    Hebat Om Riyanto setuju dengan comment Om Uphay,,,
    Pelajaran yang cukup berharga bisa saya petik dari pengalaman di artikel tersebut,,,, sukses selalu Om
    ditunggu artikel selanjutnya pastinya….
    Om AS salam sukses Om

  13. 26 asep arifin mansur 13 February 2012 at 11:07 am

    pengalaman yang luar biasa!, mudah-mudahan memberi banyak manfaat kepada komunitas kenari mania

  14. 27 Toni Nurjaman 11 February 2012 at 6:49 am

    Thank om info yang mahal ini semoga pengorbanan om dibalas yang maha Kuasa…. Amiiin….

  15. 28 Uphay 9 February 2012 at 7:20 am

    Luarrr biasa Om Riyanto ini, salut buat keinginan berbaginya om, bukan hasil akhir yang saya kagumi, tapi niat dan usaha yang keras yang lebih memiliki arti. Saya selalu kagum dengan rekan2 seperti om ini yang mau memanfaatkan waktu sibuknya untuk melakukan hal2 lain yang bermanfaat bagi orang lain, Sukses terus om, ditunggu liputan atau artikel lainnya,,, Salam.,

    • 29 waspadateroris 12 February 2012 at 3:15 pm

      Om Uphay dan om Tony Nurjaman jujur saja saya mengirimkan artikel kenari ini semata-mata iri dengan Om As yang dengan ringan dan mudahnya mengorbankan waktu untuk berbagi ilmu. Insya Allah setiap faidah ilmu tidak akan pernah sia-sia. semakin banyak berbagi semakin banyak rizqi. amin


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Profil Pengelola Blog

Tiara Cell

Join Us on Facebook

Chat Yahoo Mesanger

Selamat Datang

Senang bisa bercengkrama dengan Anda melalui dunia maya, senang rasanya hati ini jika anda merasa tercerahkan oleh blog yang sederhana. Lewat blog ini saya ingin memberikan wacana bagaimana sebuah hobi yang jika dikelola dengan baik dan smart akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi Anda dan keluarga Anda.....
Sebelumnya saya mohon maaf jika dalam tulisan yang saya buat terkesan menggurui atau sok tahu, saya tidak bermaksud menggurui Anda.... hanyalah keterbatasan saya dalam memilih atau memilah kata yang kurang tepat sehingga timbul kesan tersebut.

Tips :

Demi kenyamanan anda dalam menjelajahi blog kami, gunakanlah kolom menu Kategori

Blog Stats

  • 2,711,451 hits

Ingin Berlangganan Artikel


%d bloggers like this: